Astaghfirullah....!!!! Inilah 7 Kesalahan dalam Menyambut Ramadhan, Nomor 6 Paling Sering Di Lakukan.. share ya




Alhamdulillah, segala puji untuk Allah, Rabb semesta alam. Shalawat serta salam semoga terlimpah untuk baginda Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Sebentar lagi kita kehadiran tamu dari Allah yang mulia. Pastinya kita sebagai orang Islam begitu bergembira menyambutnya. Tetapi kita tetaplah harus memperhatikan bebrapa ketetapan syariat tentangnya. Tak bisa kita melampui batas hingga lakukan perbuatan yang bertentangan dengan subtansi Ramadhan dan menciptakan tuntutan-tuntunan baru yang tidak disyariatkan.

Di bawah ini sebagian kekeliruan serta kesalahan dalam menyambut bulan Ramadhan yang banyak menyebar luas di tengah-tengah masyarakat. 
1. Mengutamakan Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan

Tidaklah pas keyakinan kalau mendekati bln. Ramadhan yaitu saat utama untuk menziarahi pendam orangtua atau kerabat yang di kenal dengan “nyadran”. Kita bisa setiap waktu melakukan ziarah pendam supaya hati kita makin lembut karena mengingat kematian ; serta untuk mendoakan mereka setiap saat. Tetapi masalahnya yaitu bila seorang mengkhususkan ziarah pendam pada saat spesifik seperti mendekati Ramadhan serta yakini kalau saat tersebut yaitu saat paling utama untuk nyadran atau nyekar. Ini sungguh satu kesalahan lantaran tak ada dasar dari ajaran Islam yang mengajarkan hal ini.

Syaikh Ibnu Baz rahimahullah pernah di tanya sekitar masalah ini : " Apakah ziarah kubur pada hari-hari raya halal atau haram? "

Beliau menjawab : Hal itu tidak mengapa. Setiap saat bisa. Namun mengkhususkannya pada hari raya tidak benar. Yaitu jika meyakini kalau ziarah pada hari raya lebih paling utama atau semacamnya. Mengenai jika pengkhususan karena saat yang luang, jadi tak kenapa dikarenakan ziarah tak ada saat yang spesial. Bisa berziarah pada malam hari atau siangnya. Pada hari-hari raya atau selainnya. Tak ada ketentuannya. Tak ada saat yang khusus, lantaran Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wasallam bersabda : " (ziarahilah kuburan, karenanya bisa mengingatkan pada kalian akhirat), " serta beliau tak memastikan waktunya. Jadi setiap muslim bisa menziarahinya di setiap saat. Pada malam hari serta siangnya. Pada hari-hari raya serta yang lain. Tetapi tak mengkhususkan hari spesifik dengan maksud kalau hari itu lebih paling utama dari yang lain. Mengenai bila mengkhususkannya lantaran tak ada saat diluar itu jadi tak kenapa.

2. Padusan, Mandi Besar, atau Keramasan Menyambut Ramadhan

Tidaklah tepat amalan beberapa orang yang menyongsong bln. Ramadhan dengan mandi besar atau keramasan terlebih dulu. Amalan seperti ini dapat tak ada tuntunannya sekalipun dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Lebih parahnya lagi mandi sejenis ini (yang di kenal dengan “padusan”) ada pula yang mengerjakannya dengan ikhtilath campur baur lelaki serta wanita dalam satu tempat pemandian. Ini sungguh adalah kekeliruan yang besar lantaran tak menghiraukan ketentuan Islam. Bagaimana mungkin saja Ramadhan yang penuh barokah serta rahmat disambut dengan perbuatan yang dapat mendatangkan murka Allah?!

3. Menetapkan Awal Ramadhan dengan Hisab

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

إِنَّا أُمَّةٌ أُمِّيَّةٌ ، لاَ نَك�'تُبُ وَلاَ نَح�'سِبُ, الشَّه�'رُ هَكَذَا وَهَكَذَا

“Sesungguhnya kami yaitu umat yang buta huruf. Kami tak memakai kitabah (tulis-menulis) serta tak juga menggunakan hisab (dalam penetapan bln.). Bulan itu seperti ini (beliau berisyarat dengan bilangan 29) serta seperti ini (beliau berisyarat dengan bilangan 30). ” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ibnu Bazizah mengatakan, ”Madzhab ini (yang mengambil keputusan awal Ramadhan dengan hisab) yaitu madzhab batil. Syari’at sudah melarang mendalami pengetahuan nujum (hisab) lantaran pengetahuan ini hanya sekedar perkiraan (dzon) serta tidaklah pengetahuan yang tentu (qoth’i) atau persangkaan kuat. Maka kalau suatu perkara (umpamanya penentuan awal Ramadhan, pen, -) hanya dikaitkan dengan ilmu
hisab ini jadi agama ini akan jadi sempit lantaran tak ada yang kuasai pengetahuan hisab ini terkecuali sedikit. ” (Fathul Baari, 6/156)

4. Mendahului Ramadhan dengan Berpuasa Satu atau Dua Hari Sebelumnya

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

لاَ يَتَقَدَّمَنَّ أَحَدٌ الشَّه�'رَ بِيَو�'مٍ وَلاَ يَو�'مَي�'نِ إِلاَّ أَحَدٌ كَانَ يَصُومُ صِيَامًا قَب�'لَهُ فَل�'يَصُم�'هُ

“Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa satu atau dua hari terlebih dulu, terkecuali untuk seorang yang terbiasa mengerjakan puasa pada hari itu jadi puasalah. ” (HR. Tirmidzi serta dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Nasa’i)

Pada hari itu juga dilarang untuk berpuasa lantaran hari itu yaitu hari yang meragukan. Serta Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

مَن�' صَامَ ال�'يَو�'مَ الَّذِي يُشَكُّ فِيهِ فَقَد�' عَصَى أَبَا ال�'قَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَي�'هِ وَسَلَّمَ

“Barangsiapa berpuasa pada hari yang diragukan jadi dia sudah mendurhakai Abul Qasim (yakni Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, pen). ” (HR. Abu Daud serta Tirmidzi, disebutkan shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dho’if Sunan Tirmidzi)

5. Melafazhkan Niat “Nawaitu Shouma Ghodin…”

Sesungguhnya tak ada tuntunan sekalipun untuk melafazkan kemauan semacam ini. Bila hal semacam itu dilakukan dengan cara berjamaah dengan di pimpin oleh seorang lantaran tak ada basic dari perintah atau perbuatan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, demikian halnya dari beberapa sahabat. Letak kemauan sesungguhnya yaitu dalam hati serta bukanlah dilisan. Imam Nawawi rahimahullah –ulama besar dalam Madzhab Syafi’i- mengatakan,

لَا يَصِحُّ الصَّو�'مَ إِلَّا بِالنِّيَّةِ وَمَحَلُّهَا القَل�'بُ وَلَا يُش�'تَرَطُ النُّط�'قُ بِلاَ خِلَافٍ

“Tidaklah sah puasa seorang terkecuali dengan niat. Letak kemauan yaitu dalam hati, tak disyaratkan untuk diucapkan tidak ada perselisihan diantara beberapa ulama. ” (Rauwdhatuth Thalibin, I/268, Mawqi’ul Waroq-Maktabah Syamilah)

6. Belanja Besar-besaran Menjelang Ramadhan

Kebiasaan ini sering dikerjakan golongan ummahat (ibu-ibu). Walau sebenarnya hal semacam ini jadi bertentangan dengan satu maksud serta maksud puasa yakni agar kita prihatin serta turut rasakan penderitaan golongan fakir miskin. Bukanlah malah memindahkan saat makan atau jadi memberi porsi makan kita dari diluar Ramadhan. Terlebih hal seperti bisa menyebabkan kenaikan harga keperluan pokok.

Bila kita bercermin pada beberapa ulama salaf, dimana untuk menyambut Ramadhan mereka lebih mempersiapkan fisik serta mental dengan lakukan pemanasan beribadah di bulan Sya’ban, mungkin untuk memaksimalkan beribadah di bln. Ramadhan.

Bila kita lihat kebiasaan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di bln. Sya’ban seperti diriwayatkan oleh ‘Aisyah Radhiallahu Anha kalau beliau banyak berpuasa dibulan itu.
Demikian halnya para salaf dulu telah mulai memperbanyak bacaan Al-Qur’an mulai sejak bulan Sya’ban.
Salamah bin Kuhail berkata : Dulu kami menyebutkan bln. Sya’ban sebagai bln. beberapa pembaca Al-Qur’an.

‘Amru bin Qois ketika masuk bln. Sya’ban beliau menutup tokonya serta menyibukkan dengan membaca Al-Qur’an.

Diriwayatkan juga dari Imam Malik kalau beliau saat dibulan Ramadhan mengurangi kesibukan dakwah serta memperbanyak beribadah serta khalwat dengan RaBbnya. Berikut langkah beberapa salaf dulu menyambut bln. Ramadhan yang mulia ini.

7. Menyambut Ramadhan Membakar Petasan

Ini jelas dilarang dalam Islam. Karenanya termasuk perbuatan menghamburkan harta untuk hal yg tidak bermanfaat. Walau sebenarnya setiap rupiah yang kita belanjakan bakal kita pertanggungjawabkan dihadapan Allah Ta’alaa. Selain itu, membakar serta membunyikan petasan dapat juga menganggu orang lain yang pasti juga diharamkan apalagi waktu bln. Ramadhan saat kebanyakan manusia tengah khusyuk dalam beribadah.

Penutup
Semoga Allah menunjuki kita pada sikap terbaik dalam menyambut bulan barokah. Lantas memberi taufiq pada kita untuk dapat memakmurkan Ramadhan dengan harusnya hingga saat keluar darinya terampuni semuanya dosa-dosa kita. Aamiin!! (PurWD/voa-islam. com)
Disadur dan diringkas dari tulisan Ust. Abu Raidah, " Kekeliruan Dalam Menyambut Bln. Suci Ramadhan.


CAR,FOREX,DOMAIN,SEO,HEALTH,HOME DESIGN

Share :

Facebook Twitter Google+
auto insurance,Structured settlements,Mesothelioma,Acne,Life Insurance,Death Insurance,Bextra,Asbestos,Car Insurance,Dental Plans,Private Jets,Debt Consolidation,Credit Cards,Rewards Cards,Equity Loans,Equity Line Credit,Loans,Mortgages,Pay Day Loans,Cash Advance,Bankruptcy,Reduce Debt,Refinance,Jet Charter,Vioxx,Wrongful death,Legal Advice,Taxes,Investing,Bonds,Online Trading,IRA Rollover,Refinance Quotes,Adult Education,Distance Learning,Alcohol Treatment,Rehab,Drug Rehab,Spyware,Cell Phone Plans,Calling Cards,VOIP,Weight Loss,Canadian Pharmacy,Depression,Spam Filter,Lasik,Facelift,Teeth Whitening,Annuity,Anti Virus Protection,Adult Diaper,Free Credit Report,Credit Score,Satellite,Anti Spam Software,Dedicated Hosting,Domain Name,Need Money,Bachelor Degree,Master Degree,Doctorate Degree,Work at Home,Quick Book,Extra Money,Eloan,Malpractice Lawyer,Lenox China,Cancer,Payperclick,Personal Injury Attorney,Lexington Law,Video Conferencing,Transfer Money,Windstar Cruise,Casinos Online,Term Life,Online Banking,Borrow Money,Low Interest Credit Cards,Personal Domain Name,Cellular Phone Rental,Internet Broker,Trans Union,Cheap Hosting,University Degrees Online,Online Marketing,Consolidate,Helpdesk Software,Web Host,Homeowner’s Insurance,Yellow Page Advertising,Travel Insurance,Register Domain,Credit Counseling,Email Hosting,Business Credit,Consumer Credit,Blue Cross,Laptop Computer , auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance ratings
Back To Top